Dalam karya akademik di Turki, format daftar pustaka yang diakui secara internasional umumnya digunakan. Yang paling umum adalah gaya APA, MLA, dan Chicago. Format mana yang harus Anda gunakan biasanya bergantung pada bidang studi atau preferensi dosen Anda.

Format yang Paling Sering Digunakan

1. APA (American Psychological Association)

  • Bidang Penggunaan: Umum digunakan dalam ilmu sosial (psikologi, pendidikan, sosiologi, dll.) dan beberapa bidang ilmu alam.

  • Karakteristik: Berdasarkan sistem penulis-tanggal. Sitasi dalam teks menggunakan nama belakang penulis dan tahun publikasi (Contoh: (Yılmaz, 2020)). Daftar pustaka diurutkan secara alfabetis.

2. MLA (Modern Language Association)

  • Bidang Penggunaan: Lebih disukai dalam bidang humaniora (sastra, linguistik, seni, dll.).

  • Karakteristik: Menggunakan sistem penulis-nomor halaman. Dalam teks, hanya nama belakang penulis dan nomor halaman yang dicantumkan (Contoh: (Yılmaz 45)). Daftar pustaka diberikan di bawah judul “Works Cited” dan diurutkan secara alfabetis.

3. Chicago

  • Bidang Penggunaan: Digunakan dalam bidang sejarah, sejarah seni, dan beberapa ilmu sosial.

  • Karakteristik: Memiliki dua sistem yang berbeda:

    • Sistem Catatan Kaki dan Bibliografi: Umumnya lebih disukai di bidang seperti sejarah. Catatan kaki ditambahkan di bagian bawah halaman untuk setiap sumber.

    • Sistem Penulis-Tanggal: Sitasi dalam teks dibuat dengan cara yang mirip dengan format APA.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Penulisan Akademik

  • Konsistensi: Anda harus menerapkan aturan format yang Anda pilih secara konsisten dari awal hingga akhir.

  • Orisinalitas: Anda harus selalu mencantumkan sumber informasi yang Anda ambil dari sumber lain dengan benar. Tidak mencantumkan sumber dianggap sebagai plagiarisme (plagiarism), yang merupakan pelanggaran etika akademik.

  • Akurasi: Pastikan setiap informasi dalam daftar pustaka Anda (nama penulis, tahun publikasi, judul, penerbit, dll.) akurat dan lengkap.

Sebagian besar universitas atau institut mencantumkan format yang mereka inginkan dalam panduan penulisan tesis mereka sendiri. Oleh karena itu, langkah terbaik adalah memeriksa panduan penulisan dari universitas atau departemen Anda sebelum memulai tulisan Anda.

Jika Anda memiliki pertanyaan lain tentang penulisan akademik dan daftar pustaka, jangan ragu untuk bertanya.

Penerapan di Universitas

  • YÖK Tez Yazım Kılavuzu (Panduan Penulisan Tesis YÖK): Menentukan kerangka umum untuk tesis di Turki.
  • Universitas memiliki panduan penulisan institut mereka sendiri (misalnya Hacettepe, İstanbul, ODTÜ).
  • Beberapa institut mewajibkan APA, sementara yang lain lebih memilih ISNAD atau Chicago.

Jenis Font Apa yang Digunakan dalam Artikel Akademik?

Di Turki, jenis font yang digunakan dalam artikel akademik biasanya tergantung pada panduan penulisan dari universitas atau jurnal. Namun, standar yang paling umum diterima adalah sebagai berikut:

Jenis Font yang Paling Sering Digunakan

  1. Times New Roman
    • Ini adalah jenis font yang paling klasik dan paling banyak dipilih.
    • Ukuran 12 poin dengan spasi 1,5 baris dianggap sebagai standar.
    • Font default di banyak jurnal nasional dan internasional.
  2. Arial
    • Digunakan oleh jurnal yang menginginkan tampilan yang lebih sederhana dan modern.
    • Umumnya, ukuran 11 poin lebih disukai.
  3. Calibri
    • Terutama dalam beberapa tahun terakhir, font ini mulai disukai oleh beberapa jurnal dan universitas.
    • Merupakan salah satu font default di Microsoft Office.

Kondisi Khusus

  • Catatan kaki dan daftar pustaka: Umumnya ditulis dengan ukuran 10–11 poin.
  • Judul: Dibuat tebal (bold), ukurannya bisa 12–14 poin.
  • Tabel dan keterangan gambar: Ukuran poin yang lebih kecil (10–11) dapat digunakan.
  • Ekspresi matematis dan simbol: Dapat ditulis dengan font seperti Cambria Math atau sejenisnya.

Apa itu format APA 7.0?

APA 7.0, atau Panduan Publikasi American Psychological Association Edisi ke-7, adalah sistem sitasi dan daftar pustaka paling umum yang digunakan dalam penulisan akademik, terutama di bidang ilmu sosial. Panduan ini diterbitkan pada tahun 2019 dan berisi beberapa perubahan dibandingkan versi sebelumnya (APA 6.0).

Karakteristik Utama APA 7.0

  1. Format Tulisan
    • Jenis font: Times New Roman (12 poin), Calibri (11 poin), Arial (11 poin), atau Georgia (11 poin) dapat diterima.
    • Spasi baris: Spasi ganda.
    • Indentasi paragraf: 1,25 cm.
    • Nomor halaman: Di pojok kanan atas.
  2. Sitasi dalam Teks
    • Menggunakan Sistem Penulis-Tanggal.
    • Satu penulis: (Yılmaz, 2020)
    • Dua penulis: (Yılmaz & Demir, 2020)
    • Tiga penulis atau lebih: (Yılmaz et al., 2020)
  3. Susunan Daftar Pustaka (References)
    • Nama belakang penulis, diikuti inisial nama depan.
    • Semua sumber dicantumkan dalam urutan alfabetis.
    • Setiap entri menggunakan “indentasi gantung” (hanging indent).

Contoh

Buku

Yılmaz, A. (2020). Eğitimde teknoloji kullanımı. Ankara: Pegem Akademi.

Bab dalam Buku

Demir, B. (2019). Eğitimde dijital dönüşüm. Dalam A. Yılmaz (Ed.), 21. yüzyılda eğitim (hlm. 45–67). İstanbul: Beta.

Artikel Jurnal

Kara, F., & Yıldız, G. (2021). Öğrenme stillerinin akademik başarıya etkisi. Eğitim Bilimleri Dergisi, 15(2), 123–135. https://doi.org/10.1234/ebd.2021.5678

Sumber Internet

World Health Organization. (2020, 27 Maret). Mental health and COVID-19. https://www.who.int/news-room

Beberapa Perbedaan Antara APA 6.0 dan 7.0

  • Sekarang, jika ada tiga penulis atau lebih, “et al.” digunakan sejak sitasi pertama (sebelumnya hanya berlaku untuk empat penulis atau lebih).
  • Pada sumber internet, tanggal akses hanya ditulis jika kontennya dapat berubah seiring waktu.
  • Nomor DOI sekarang diberikan dalam format https://doi.org/.
  • Kewajiban “judul singkat” (running head) telah dihapus.